Hi, guest ! welcome to Pegasus Bone. | About Us | Contact | Register | Sign In


Sy itu ji Css kupake

Redaksi PEGASUS.COM

__SALAM__ REDAKSI
PEGASUS.COM-Seiring dengan perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat, masyarakat dunia semakin dimanja dan dipermudah untuk mengakses semua informasi yang dibutuhkan. Peluang usaha di bidang teknologi informasi dan komunikasi menjamur apalagi dengan telah diberlakukannya sistem perdagangan bebas...... PEGASUS.COM >>>

SELAMAT DATANG DI PEGASUS BONE

Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan

Rabu, 21 Agustus 2013

Pemberian air susu ibu bisa cegah gagap

Washington Pegasus Bone - Anak-anak yang diberi air susu ibu (ASI) saat bayi lebih mungkin untuk sembuh dari gagap dan kembali lancar bicara, demikian satu studi di AS terhadap 47 anak yang mulai gagap pada usia dini.

Studi itu, yang disiarkan pada Senin (5/8) di Journal of Communication Disorders, mendapati adanya "kaitan dampak-ketergantungan" antara ASI dan kemungkinan anak sembuh dari gagap. Anak yang diberi ASI lebih lama lebih mungkin untuk sembuh.

Anak lelaki, yang secara tak sebanding terserang gagap, tampaknya paling memperoleh manfaat.

Anak lelaki yang diberi ASI selama lebih dari setahun rata-rata memiliki seper-enam kemungkinan terserang gagap terus-menerus dibandingkan dengan anak lelaki yang tak pernah diberi ASI, katanya.

"Studi kami menambahkan bukti yang menyatakan bahwa pemberian air susu ibu dapat memberi pengaruh besar pada perkembangan syaraf," kata mahasiswa doktoral University of Illionis, Jamie Mahurin-Smith di dalam satu pernyataan.

"Meskipun itu bukan hal yang magis, itu dapat membuat perbedaan mencolok pada anak, bahkan bertahun-tahun setelah penyapihan."

Para peneliti tersebut menyatakan asam lemak dasar yang ditemukan pada ASI seringkali tak terdapat di dalam susu bayi, terutama asam dokosaheksaenoat dan Asam arachidonic, mungkin membantu menjelaskan mengapa masa lebih lama pemberian ASI berkaitan dengan perkembangah bahasa dan otak yang lebih baik.

"Mungkin saja asupan asam lemak mempengaruhi ekspresi gen yang berkaitan dengan gagap," kata profesor ilmu pengetahuan pendengaran dan kemampuan berbicara University of Illionis Emerita Nicoline Ambrose di dalam satu pernyataan.

Beberapa studi sebelumnya telah mendapati "kaitan yang konsisten antara pemberian ASI dan perkembangan peningkatan kemampuan berbahasa," kata para peneliti itu sebagaimana dilaporkan Xinhua.

Studi 1997 mendapati bayi yang diberi ASI selama lebih dari sembilan bulan memiliki resiko gangguan bahasa yang jauh lebih kecil ketimbang mereka yang diberi ASI selama masa yang lebih singkat.

Satu studi belakangan mendapati bayi yang diberi ASI lebih mungkin untuk menghasilkan "beragam kemampuan mengoceh pada usia lebih dini", penanda penting perkembangan bahasa yang sehat.

Beberapa studi lain telah mendapati kaitan antara lamanya pemberitan ASI dan IQ verbal atau kemungkinan seorang anak didiagnosis menderita gangguan spektrum autisme.

"Kita selama bertahun-tahun telah mengetahui bahwa faktor genetika dan lingkungan hidup mempengaruhi gagap, tapi pemahaman kita kelam mengenai variabel lingkungan hidup khusus yang iktu mempengaruhi," kata Mahurin-Smith. "Temuan ini dapat meningkatkan pemahaman kita mengenai kondisi gagap dan kesembuhan."

Bayi sperma nol lahir saat HUT Kemerdekaan

Bandung Pegasus Bone - Bayi perempuan dari ayah bersperma nol lahir pada saat detik-detik peringatan HUT Ke-68 Kemerdekaan RI di Melinda Hospital, Bandung, Sabtu.

Bayi perempuan dari pasangan Roni (45) dan Ny Rika (40) ini lahir sekitar pukul 08.17 WIB di unit persalinan rumah sakit yang berlokasi di Jalan Padjadjaran itu.

"Bayi itu lahir secara sesar dengan berat 2,6 kilogram dan panjang 46 centimeter dengan kondisi sehat. Bayi itu lahir lebih cepat dari perkiraan kami," kata tim dokter sekaligus pemilik Melinda Hospital Bandung, Susan Melinda, di Bandung, Sabtu.

Ia menyebutkan, kelahiran bayi perempuan yang oleh kedua orang tuanya dinamai Kirana Citra Selvira itu adalah kasus unik, selain dilahirkan pada 17 Agustus bertepatan dengan HUT Kemerdekaan RI, juga karena dari ayah dengan kondisi sperma nol dan ibu berusia rentan, 40 tahun.

Pasangan itu telah menunggu selama 17 tahun untuk kelahiran anak pertamanya itu karena ada kelainan pada organ reproduksi pasangan itu.

"Seorang pria yang bersperma nol saat ini tidak identik dengan mandul dan tidak bisa punya anak, dengan teknologi saat ini memungkinkan untuk memiliki keturunan," kata Susan.

Ia menerangkan, pembuahan sel telur dilakukan oleh sperma sang suami dengan teknik `Intra Cytoplasmic Sperm Injection` yakni menginjeksi sel telur dengan sperma yang diambil dari suami.

"Memang statusnya sperma nol, tapi pada organ produksinya ada sperma yang kami lakukan dengan melakukan pengambilan sel itu, kemudian dilakukan dilakukan pembuahan dan ternyata berhasil," kata Susan.

Berdasarkan pemantauan kehamilannya normal dan tidak ada keluhan hingga akhirnya melahirkan secara cesar di Melinda Hospital Sabtu pagi lalu.

"Saya ingin keluarga lain yang punya masalah seperti kami bisa mendapatkan keturunan, ini sebuah berkah bagi kami dan benar-benar terharu mendapatkan momongan setelah sekian lama kami berusaha mendapatkannya," kata Roni yang juga pengusaha jasa telekomunikasi itu.

Pasangan itu masih memungkinkan memiliki anak kedua dari embrio yang masih tersimpan di Melinda Hospital.

"Kami masih menyimpan embrio, atau sel telur yang telah dibuahi, sehingga pasangan itu bisa mendapatkan anak keduanya. Namun kami anjurkan setahun setelah kelahiran anak pertama karena butuh perhatian orang tuanya," kata Susan.

Senin, 31 Desember 2012

Waraga Desa Latonro Di serang DBD

Jelajah Pos, Watampone. PEGASUS CENRANA Warga desa latonro di serang DBD sekitar 30 warga desa latonro kecamatan cenrana kabupaten Bone dan  10 diantaranya terkena( DBD) deman berdara ungkap sulhan yang selaku perawat UGD puskesmas cenrana .
    Menurut sulhan sekitar sepuluh orang yang di nyatakan terkena DBD 3 diantaranya di rujut kerumasakit  umum tenriawaru Bone  ungkanya berhubung alat yang terbatas dan belum bisa melayani DBD yang suda parah atau mengeluarkan darah jelasnya,berhubung dengan peralatan yang di miliki UGD puskesmas cenrana.
    Sulhan juga menambahakan kalau akir -akir ini yang paliang banyak kami rawat adalah warga desa latonro berkisar tiga puluh orang yang baru- baru ini semuanya berasal dari desa latonro berkat pertolongan puskesmas  cenrana ,rata – rata pasian di rawat sampai dua atau tiga hari jelasnya ,berhubung pergatian musim sehingga mengakibatkan berkembang biaknya nyamuk deman berdara ungkanya ke jelajah Pos saat di kunjungi di ruang kerjanya kamis 20/12/12 dini hari.
    Harapan sulhan agar ke pemrintah pusat sebaiknya puskesmas yang suda rawat inap agar di berikan peralatan yang lengkap dan lebih baik tandasnya.

Laporan :Rusdi
Editur     :inok